Home Terbaru Kasus Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pati, Bareskrim Sita 152 Ribu Kilo Liter

Kasus Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pati, Bareskrim Sita 152 Ribu Kilo Liter

Terbaru Video viral.idnpos.com Update May 25, 2022 7:48 pm

JAKARTA – Bareskrim Polri kembali mengungkap kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi. Pengungkapan ini merupakan pengembangan kasus serupa di Pati, Jawa Tengah.

“Pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM jenis solar ya sebagaimana tindak lanjut penanganan kasus yg telah dirilis di Pati, Jateng, kemarin,” ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Rabu, 25 Mei.

di dalam kasus ini, empat orang ditetapkan tersangka. Mereka merupakan pihak PT Aldi Perkasa Energi yg melakukan penyalahgunaan BBM jenis solar bersubsidi tersebut.

Baca Juga :  [IDNviral]-JP CEPAT 1 SPIN & 5 SPIN KAKEK MERAH | ROOM FAFAFA JP HARI GAME SLOT HIGGS DOMINO ISLAND

Kapal pengangkut BBM yg berada di kawasan Tanjung Priok pun disita sebagaimana barang bukti. Kapal itu digunakan para tersangka untuk mengumpulkan solar berasal dari beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Mengumpulkan BBM berasal dari beberapa SPBU kemudian dikumpulkan di satu tempat dam salah satu kapal ini ialah untuk mengangkut,” ungkap Ramadhan.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto mengatakan para tersangka diduga kuat mengambil atau menampung solar bersubsidi berasal dari pihak-pihak yg lain.

“BBM solar bersubsdi ini yg awal mulanya ialah dibeli dari beberapa pelaku menggunakan mobil-mobil modifikasi di darat, kemudian dikumpulkan di dalam satu tempat, di dalam satu gudang mereka kemudian dikirim diisi lagi ke kapal tersebut,” ungkap Pipit.

Soal tujuan pengiriman BBM bersubsidi itu, Pipit belum dapat menyampaikannya. Alasannya, sampai saat ini masih terus didalami.

Namun, disebutkan di dalam kapal itu menyimpan ratusan ribu liter kilo liter (KL) Jumlah itu berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen.

“Kami masih menduga secara dokumen terdapat kami curigai kurang lebih terdapat sekitar 152.000 KL yg kemungkinan ialah berasal berasal dari minyak solar bersubsidi,” kata Pipit.

Baca Juga :  DPR Setujui Tambahan Anggaran Haji Rp1,5 Triliun yang Diajukan Menag Yaqut

Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkap penyalahgunaan BBM jenis solar bersubsidi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dengan barang bukti 25 ton solar dan juga serta sejumlah mobil pengangkut solar.

di dalam kasus ini, modus para pelaku ialah membeli solar bersubsidi di SPBU menggunakan kendaraan yg telah dimodifikasi, kemudian ditampung di gudang tempat penyimpanan.

Selanjutnya solar dijual untuk kepentingan kapal-kapal nelayan yg distribusinya menggunakan mobil truk tangki berkapasitas 24.000 liter dan juga serta 16.000 liter.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video pilihan berikut ini: