Home Terbaru Pancasila Bukan Bidah

Pancasila Bukan Bidah

Terbaru Video viral.idnpos.com Update May 25, 2022 7:48 pm

loading…

Syaiful Arif
Direktur Pusat Studi Pemikiran Pancasila

BEBERAPA minggu ini, viral seorang ustad menyebut Pancasila sebagaimana bidah. Ustad tersebut ialah Ustad Sofyan Chalid Ruray yg ceramahnya diunggah di saluran YouTube Gudok Lamak. Ceramah ini lalu diberitakan dari berbagai media dan juga serta viral di media sosial.

di dalam ceramahnya, Ustad Sofyan menyatakan Pancasila merupakan bidah karena tidak terdapat dalil di dalam Alquran dan juga serta hadis tentang Pancasila. dari karena itu, menurutnya, Pancasila ialah bid’ah, yaitu sesuatu yg baru yg tidak ada, bagus di kitab suci maupun di praktik hidup Nabi Muhammad SAW. Lebih jauh ia lalu menganjurkan untuk lebih mencintai Mekkah dan juga serta Madinah sebagaimana kota kelahiran Islam, daripada mencintai Indonesia.

Baca Juga :  Menggunakan Aplikasi Pengatur Keuangan dalam Membuat Laporan Keuangan Sederhana

Pandangan seperti Ustad Sofyan ini sangat banyak dimiliki dari Ustad-ustad “berhaluan kanan”, bagus yg menganut paham Wahabisme maupun Salafi, berasal dari Salafi Haroki (Salafi pergerakan yg ingin mendirikan negara Islam melalui pergerakan sosial-politik), sampai Salafi Qitali (Salafi militeristik yg menghalalkan pembunuhan demi pendirian negara Islam).

Argumentasi yg digunakan sama, yaitu Pancasila ialah bid’ah karena tidak terdapat dalilnya bagus di Alquran maupun hadis. Lebih lanjut, “kaum takfiri” (kaum yg menyukai mengafirkan pihak yg berbeda) ini bahkan menyebut Pancasila sebagaimana berhala yg disembah selain Allah (thaghut).

Persoalannya, benarkah Pancasila merupakan bidah dan juga serta tidak terdapat dalilnya di dalam Alquran dan juga serta hadis? Lalu seperti apakah sebenarnya perumusan dalil di dalam Islam, sehingga penilaian terhadap Pancasila semestinya tidak hitam putih?

Ayat-ayat Pancasila
Memang istilah Pancasila tidak terdapat di Alquran dan juga serta hadis, hendak tetapi sila persilanya terdapat di dalam Alquran, hadis sampai khazanah hukum Islam. Terkait istilah, Piagam Madinah (mistaq al-Madinah) yg disusun dari Nabi Muhammad di Madinah serta tidak terdapat di Alquran, meskipun tentu terdapat di dalam sejarah kehidupan Nabi. Istilah yg sama dengan Pancasila terdapat di dalam literatur hukum Islam, yaitu ushul al-khams (lima pokok) hal-hal yg niscaya terdapat di dalam kehidupan manusia, yg merupakan tujuan turunnya syariah Islam (maqashid al-syari’ah). Ushul al-khams tersebut ialah perlindungan terhadap agama, nyawa, akal, keturunan dan juga serta harta.

Baca Juga :  [IDNviral]-menggambar cepat gaara

Meskipun istilah Pancasila tidak terdapat di dalam Alquran dan juga serta hadis, namun sila-silanya terdapat di dalam Alquran dan juga serta hadis. Dimulai berasal dari sila Ketuhanan yg Maha Esa yg terdapat di surat al-Ihlas: 1, atau al-Baqarah: 177. di dalam al-Ihlas ditegaskan Keesaan Allah SWT, sedangkan di dalam al-Baqarah: 177 ditekankan pengamalan iman kepada Allah mesti melalui kepedulian kepada fakir miskin, satu hal yg menggambarkan kesatuan sila Ketuhanan dengan sila Kemanusiaan dan juga serta Keadilan Sosial.

Baca Juga :  [IDNviral]-Alat cukur alis elektrik || shopee haul ||hyperlink dikomentar

Sila Kemanusiaan Pancasila serta terdapat di dalam al-Maidah: 32 di mana Allah memuliakan martabat manusia dengan melarang pembunuhan terhadap manusia, dan juga serta memerintahkan untuk membantu kehidupan sesama manusia. Sila Kebangsaan terdapat di dalam al-Maidah: 48 di mana Allah memerintahkan manusia untuk menghormati perbedaan sebagaimana Sunnatullah. Penghormatan terhadap kemajemukan ialah inti kebangsaan, meskipun ayat tersebut tidak menyebut bangsa.

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video pilihan berikut ini: